Breaking News

KESAN DAN CURHAT ORTU DALAM PENDAMPINGAN BELAJAR ONLINE

BELAJAR DIRUMAH SAAT PANDEMI COVID-19

Saat awal pandemi covid-19 masuk ke kotaBatu, awalnya kami resah karena anak kami harus tetap bersekolah dan berkumpul bersama teman dan gurunya di sekolah karena takut tertular Covid-19 sampai kami merasa lega karena akhirnya PSBB dilakukan dan anak-anak melaksanakan pembelajaran dari rumah secara daring. pada awalnya kami merasa senang dan tenang karena anak-anak berada di dekat kami dirumah sehingga kami memantau kondisi dan kegiatan anak kami.

Pada hari-hari berikutnya kami mengalami kesulitan dalam mengajari anak kami dalam belajar karena tugas anak seringkali tidak dikerjakan karena anak tidak mengerti materi dan tugas yang diberikan namun anak cenderung menolak untuk diajari dan ketika diminta untuk les online atau melalui aplikasi ruang guru pun ditolak sehingga seringkali kami sebagai orang tua terlibat pertengkaran dan memarahi anak kami untuk mengerjakan tugas yang diberikan.

            Tak terasa delapan bulan masa pandemi ini telah berlangsung dan selama itu pula pembelajaran online ini berjalan, anak kami termasuk yang tidak bisa melakukan metode pembelajaran seperti ini dan kemarin sempat dipanggil oleh wali kelas dikarenakan kurangnya tugas yang dikerjakan. saya sebagai orang tua menginginkan agar pembelajaran tatap muka di sekolah kembali dibuka karena anak kami bila belajar dirumah seringkali tidak belajar atau mengerjakan tugas bahkan lebih sering bermain game online dan membuka youtube. saya sebagai orang tua murid ingin anak kami mendapatkan ilmu selama masa pendidikan ini berjalan namun dengan metode belajar dirumah ini tidak cocok dengan anak kami dan saya sudah “menyerah” untuk mengajari anak saya.

Fitri khomariyah (ortu); 081333258300, Abrar Ananda Mehtar (Kelas IX J)